Nampaknya Jika PPh E-Commerce Bakal Lebih Rendah dari Konvensional

Kementerian Keuangan waktu ini tengah menuntaskan ide ketentuan pajak buat industri e-commerce. Sampai waktu ini, sistem ini udah dalam stage finalisasi.

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani mengemukakan, pada prinsipnya, ketentuan berkenaan pajak e-commerce ini buat membuat kesetaraan usaha di Indonesia. Tidak cuman itu, memberikannya pendapatan untuk negara. Meskipun belum juga rampung, Sri Mulyani sedikit memberikannya bocoran berkenaan tarif pajak yg dapat dipakai selanjutnya.

” Pajak yg berlaku buat e-commerce serta konvensional yaitu di buat sama, lebih-lebih ini terkait dengan PPN, ” kata dia di Kantor Bea Cukai, Jakarta, Jumat (19/1/2018).

Tapi tdk buat pajak pendapatan (PPh). Sri Mulyani memaparkan tarif PPh ini dapat dibedakan pada e-commerce dengan konvensional. Buat konvensional pemerintah waktu ini menterapkan tarif PPh final sebesar 1 %. Selanjutnya, buat e-commerce cuma dapat digunakan tarif 0, 5 %.

Ketidaksamaan tarif pajak ini dijalankan dikarenakan kemampuan usaha e-commerce sebagian besar masuk dalam definisi Usaha Kecil Menengah (UKM). Dengan begitu selanjutnya, dapat ada sedikit revisi RPP yg udah ada.

” Berkenaan mekanismenya memakai KUP yg sekaranh, siapa yg memungut, memberikan laporan bagaiamana akhirnya, kelak kita simak. Seandainya udah keluar dapat kita berikan, ” tegas dia.¬†Baca juga ini:¬†Harga Velg Mobil TerbaruSuara Burung Murai Batu Medan Juara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *