Nah Upah dan Material Picu Kenaikan Harga Rumah

Survey paling baru Bank Indonesia mengungkap kalau Indeks Harga Property Residensial (IHPR) pada triwulan I-2017 ada pada level 196, 94 atau bertambah 1, 23% (qtq), lebih tinggi dibanding 0, 37% (qtq) pada triwulan terlebih dulu.

Kenaikan harga bahan bangunan (34, 16%) serta gaji pekerja (23, 73%) masih tetap jadi aspek terpenting penyebabnya kenaikan harga property residensial dalam periode laporan.

Dengan triwulanan (qtq), kenaikan harga berlangsung pada semuanya type tempat tinggal, terlebih tempat tinggal type kecil dari 0, 57% jadi 1, 84%. Dibarengi tempat tinggal type menengah dari 0, 23% jadi 1, 28% serta tempat tinggal type besar dari 0, 30% ke 0, 58%.

Baca juga: Harga Kabel Listrik – Harga Keramik

Berdasar pada lokasi, Surabaya terdaftar alami penambahan harga teratas (3, 04%, qtq) terlebih pada tempat tinggal type kecil (4, 31%). Sesaat Padang, Sumatera Barat, alami penambahan harga paling rendah (0, 07%).

Sedang dengan tahunan, harga property residensial juga alami kenaikan sebesar 2, 62% (yoy), lebih tinggi dari pada 2, 38% (yoy) pada triwulan terlebih dulu. Apabila dirunut berdasar pada type, kenaikan harga tempat tinggal berlangsung pada semuanya type terlebih type kecil (3, 86%, yoy).

Menurut lokasi, kenaikan harga tempat tinggal teratas berlangsung di Manado (9, 37%, yoy), sesaat kenaikan harga tempat tinggal paling rendah berlangsung di Pontianak (0, 15%, yoy).

IHPR triwulan I-2017 tunjukkan gerakan yang searah dengan indeks harga subkelompok cost rumah Indeks Harga customer Badan Pusat Statistik (IHK-BPS). IHPR triwulan I-2017 memerlihatkan kenaikan yang lebih tinggi dari triwulan akhir th. lantas, dimana tumbuh 0, 93% (qtq) di banding 0, 70% (qtq).

Perubahan Penjualan Property Residensial

Hasil survey ikut menyampaikan kalau perkembangan penjualan property residensial tumbuh melambat dibanding triwulan terlebih dulu, dari 5, 06% jadi cuma 4, 16% (qtq). Perlambatan penjualan property residensial searah dengan masih tetap minimnya.kurang tersedianya keinginan pada tempat tinggal tapak.

Baca juga: Harga Biaya Pasang AC – Harga Granit – Marmer

Diluar itu, responden memprediksi indeks harga property residensial pada triwulan II-2017 masih tetap alami kenaikan (1, 15%, qtq), walau kenaikannya lebih rendah dari triwulan I-2017 (1, 23%, qtq).

Kenaikan harga tempat tinggal teratas diprediksikan kembali berlangsung pada tempat tinggal type kecil (2, 64%, qtq). Sesaat menurut lokasi, harga tempat tinggal teratas diprediksikan berlangsung di Bandar Lampung (3, 79%, qtq).

Pada triwulan II-2017 harga property residensial diprediksikan tumbuh sebesar 3, 14% (yoy), lebih tinggi dibanding 2, 62% (yoy) pada triwulan satu. Berdasar pada type bangunan, kenaikan harga tempat tinggal teratas diprediksikan kembali berlangsung pada tempat tinggal type kecil (5, 79%, yoy).

Beberapa besar responden memiliki pendapat kalau aspek terpenting yang bisa menghalangi perkembangan usaha property yaitu ;

Lamanya perijinan (17, 35%)
Tingginya suku bunga KPR (17, 28%)
Tingginya uang muka tempat tinggal (16, 90%)
Pajak (14, 68%)
Serta kenaikan harga bahan bangunan (14, 07%)
Disamping itu berdasar pada tempat project, suku bunga KPR teratas berlangsung di Maluku Utara (13, 69%), sedang suku bunga KPR paling rendah ada di Kalimantan Selatan (10, 60%).

Nah Hunian di Bawah Rp 700 Juta Paling Laris di Pasaran

Kekuatan pemerintah untuk mendorong ekonomi nasional ke arah yang lebih positif dapat melindungi optimisme pasar property. Menurut laporan Properti Market Outlook yang di keluarkan tempat tinggal. com, harga serta supply property terlebih pada bidang residensial diprediksikan bertambah pada 2018.

” Jumlah keinginan paling besar akan tiba dari tempat tinggal type menengah dengan harga dibawah Rp 700 juta, ” kata Head of Marketing Tempat tinggal. com Ike Hamdan di Jakarta seperti ditulis Jumat (20/10/2017).

Baca juga: Harga Tiket Upside Down World – Harga Tiket Masuk Upside Down World Indonesia

Menurut dia, customer juga akan mencari perumahan type klaster, terlebih di lokasi satelit kota besar dengan akses menuju pintu tol serta fasilitas transportasi massal. Bersamaan tumbuhnya suku bunga untuk Credit Kepemilikan Apartemen jadi juga akan berlangsung perkembangan yang moderat pada tempat tinggal type apartemen.

Tempat tinggal. com Properti Price Index diprediksikan juga akan alami perkembangan pada kisaran 3 persen-5 % (year-on-year) pada akhir 2018 sesaat Tempat tinggal. com Properti Suplai Index diprediksikan juga akan alami perkembangan pada kisaran 15 persen-20 % (year-on-year) pada akhir 2018.

Selanjutnya Ike menerangkan, , pada umumnya pasar property Indonesia pada 2018 semakin lebih menarik serta prospektif di banding 2017. Setahun sebelumnya th. politik 2019, pasar property juga akan sedikit bergairah serta ini adalah peluang pas untuk beli property ataupun fasilitas investasi.

Baca juga: Biaya Pembuatan Kolam Renang – Harga Besi Plat

Pasar property nasional di 2018 diprediksikan lebih positif, meneruskan trend yang terjadi pada semester pertama 2017.

Walau sekian di bagian supply, Tempat tinggal. com memproyeksi juga akan ada perlambatan pasar property pada pertengahan 2018 jadi efek Hari Raya Idul Fitri dan Pilkada serentak 2018 yang mungkin saja berlangsung. Sentimen mendekati pemilu Legislatif serta Penentuan Presiden 2019 juga ikut jadi aspek yang memengaruhi.

Mau Tau Harga Apartemen di Bandung Turun

Harga apartemen di Bandung alami koreksi pada kuartal ke-2 2017, meneruskan trend negatif yang diawali mulai sejak kuartal terlebih dulu.

Median harga apartemen di Bandung pada kuartal ke-2 (Q2) 2017 yaitu Rp14. 520. 000/m2. Median harga ini alami kontraksi 0, 4% dengan quarter-to-quarter (q-t-q). Penurunan median harga apartemen di lokasi Bandung ini telah berlangsung mulai sejak kuartal terlebih dulu. Pada Q1 2017, median harga apartemen di Bandung alami penurunan sebesar 5, 75% (q-t-q).

Kontraksi median harga apartemen ini terlebih berlangsung pada median harga diatas Rp1 miliar. Sesaat untuk harga apartemen dibawah Rp1 miliar pada Q2 2017 masih tetap alami penambahan sebesar 1, 01% dibanding kuartal terlebih dulu.

Baca juga: Harga Magic Com – Harga Ban Mobil

Akan tetapi, median harga apartemen di Bandung masih tetap terdaftar alami kenaikan dibanding th. terlebih dulu yaitu sebesar 10%. Turunnya median harga memberikan indikasi kembalinya harga pasar pada keadaan normal, sebelumnya setelah alami overprice.

” Turunnya median harga apartemen di Bandung pada Q2 2017 dapat jadi tanda-tanda kalau harga apartemen di Bandung pada Q4 2016 alami overpriced. Ini tampak pada lonjakan yang penting, dimana pada Q4 2016 alami kenaikan 11, 6% dengan quarter-to-quarter, ” tutur Country Manager Rumah. com, Wasudewan.

Tanda-tanda selanjutnya, menurut Wasudewan, walau pada kuartal-kuartal selanjutnya alami penurunan, median harga apartemen di Bandung masih tetap ada diatas median harga selama Q1 2015 sampai Q3 2016. Terlebih dengan periode panjang, trend pasar property di kelompok ini masih tetap positif.

Baca juga: Denah Rumah Type 36 – Harga Velg Mobil

Sesuai dengan turunnya median harga, supply apartemen di Bandung juga terdaftar alami penurunan sebesar 6, 5% pada Q2 2017 dibanding kuartal terlebih dulu (q-t-q). Year-on-year, supply alami penurunan sebesar 20% pada Q2 2017 dibanding Q2 2016.

Pengembang apartemen nampaknya tengah menahan diri serta pilih untuk berkonsentrasi pada penjualan supply yang masih tetap ada.

Wih Harga Apartemen Jakarta Barat Naik 0,51%

Properti Index di selama kuartal pertama th. ini mencatat ada sedikit kenaikan dari harga median apartemen di Jakarta Barat.

Dibanding kuartal IV-2016, harga satu unit tempat tinggal vertikalnya saat ini ada di tempat Rp23, 86 Juta per mtr. perseginya atau naik 0, 51% dari mulanya Rp23, 74 Juta per mtr. perseginya. Bila diliat selama th. lantas, nilai jual apartemen disini memanglah termasuk relatif stabil walau tumbuh dengan melambat.

Q1 2017 : Harga Apartemen Jakarta Selatan Tumbuh 1, 7%

Baca juga: Harga Semen – Harga Cat Tembok

Argumen stabilitas harga bisa jadi dikarenakan menyusul perubahan beberapa CBD di Ibukota, yang menyebabkan prospek property Jakarta Barat turut makin cerah dengan hadirnya sebagian project properti yang diusung sebagian pengembang.

Mengacu data yang dilaunching Colliers International Research Indonesia pada awal th. ini, ruang Jakarta Barat terpantau selalu menaikkan supply apartemen baru. Gagasannya, juga akan ada sekitaran 12 apartemen baru yang akan rampung di lokasi ini.

Sebut saja salah satunya St Moritz, Puri Mansion Apartment, Puri Orchad, Maqna Residence, Veranda, Vittoria Residence, Wang Residence, Taman Anggrek Residence, Pancoran China Town, Paradise Mansion, serta 19 Avenue Apartment.

Terdapat beberapa argumen kenapa apartemen dengan gampang diserap oleh pasar Jakarta Barat. Terkecuali market share yang sudah terjadi, lokasi ini tengah diproyeksikan Pemerintah untuk jadi SPBB (Sentra Pembangunan Usaha Barat).

Sesudah koridor Jalan S. Parman yang dijejali gedung bertingkat, pusat usaha Puri Kembangan juga mulai ramai ditempati korporat besar.

Baca juga: Harga Kawat Las Listrik, Stainless, Argon – Harga Tangki Air

Akses menuju pusat kota serta bandara juga dekat hingga menyangga kesibukan beberapa pelaku bisnis. Bila menginginkan jadikan arena berinvestasi, rasa-rasanya beberapa investor tidak butuh cemas kesusahan mencari penyewa.

Kelebihan Joglo

Terkecuali ruang premium yang dekat CBD, tempat beda seperti Joglo juga tidak kalah menarik mulai sejak beroperasinya tol JORR 2 (Jalur Tol Lingkar Luar Jakarta Lokasi 2) pada dua th. yang lalu. Jalur selama 7, 87 km. ini memotong jarak dari Joglo menuju tol Jagorawi ataupun bandara Soekarno Hatta.

Tidak heran, sesudahnya harga tanah serta tempat tinggal yang berada di sekitaran tempat terdongkrak naik. Diluar itu pembangunan project LRT (Light Rail Transit) yang gagasannya rampung th. 2018 akan melewati lokasi Joglo dengan rute transit Joglo – Tanah Abang selama 11 km..

Sederet infrastruktur yang melingkari ruang Jakarta Barat ini jadi daya tarik paling besar yang menyebabkan ketertarikan pengembang untuk berkompetisi dalam melahirkan sebagian project tempat tinggal. Terlebih bila berkaca pada masih tetap tingginya ketertarikan customer kelas menengah atas untuk berada tinggal disini.

“Inovasi yang di luncurkan Tempat tinggal. com demikian bermacam serta begitu mempermudah customer dalam mencari property. Baik itu property kelas menengah bawah sampai kelas menengah atas meskipun. Satu diantara misalnya yaitu sarana virtual tur 3 Dimensi, ” tutur Wasudewan, Country Manager Tempat tinggal. com.

“Dengan kelebihan tehnologi sekarang ini, calon customer property dari semua Indonesia bisa temukan tempat tinggal di lokasi Jakarta serta sekelilingnya lewat kanal www. tempat tinggal. com/perumahan-baru

Wah Tren Harga Rumah di Q2 2017 Menurun

ndeks Harga Property Residensial (IHPR) pada kuartal ke-2 (Q2) 2017 ada pada level 199, 26 atau tumbuh sebesar 1, 18% (q-o-q), melambat dibanding 1, 23% (q-o-q) pada triwulan terlebih dulu. Sekian seperti ditulis dari Survey Harga Property Residensial Bank Indonesia.

Sesaat dengan tahunan perkembangan harga property terdaftar sebesar 3, 17% (y-o-y), lebih tinggi di banding triwulan terlebih dulu sebesar 2, 62% (y-o-y). Kenaikan harga bahan bangunan (32, 91%) serta cost perizinan yang mahal (20, 09%) jadi aspek terpenting penyebabnya kenaikan harga property residensial dalam periode laporan.

Dengan kuartalan, kenaikan harga rumah berlangsung pada semuanya type terlebih rumah type kecil (2, 61%, q-o-q). Sesaat rumah type menengah serta besar alami kenaikan yang melambat, semasing dari 1, 28% (q-o-q) jadi 0, 55% (q-o-q) serta dari 0, 58% (q-o-q) jadi 0, 38% (q-o-q).

Baca juga: Harga Aki Motor – Harga Mobil Bekas Toyota – Harga Mobil Bekas Avanza

Berdasar pada lokasi, Jabodetabek serta Banten terdaftar alami penambahan harga teratas (2, 04%, q-o-q) terlebih pada rumah type kecil (4, 78%, q-o-q).

Dengan tahunan, harga property residensial alami kenaikan sebesar 3, 17% (yo–y), lebih tinggi dibanding 2, 62% (y-o-y) pada kuartal terlebih dulu. Berdasar pada type rumah, kenaikan harga berlangsung pada semuanya type terlebih rumah type kecil 5, 67% (yoy).

Sesaat berdasar pada lokasi, kenaikan harga rumah teratas berlangsung di Surabaya (7, 75%, y-o-y) searah dengan tingginya keinginan pada rumah di lokasi itu.

IHPR Q2 2017 juga tunjukkan perkembangan yang melambat dari triwulan terlebih dulu. Gerakan ini searah dengan indeks harga sub-kelompok cost rumah IHK-BPS Q2 2017 yang tumbuh 0, 27% (q-o-q), lebih rendah di banding 0, 93% (q-o-q) pada periode terlebih dulu.

Bukan sekedar itu, laporan juga mencatat perkembangan penjualan property residensial pada Q2 2017 terpantau tumbuh melambat di banding triwulan terlebih dulu, dari 4, 16% (q-o-q) jadi 3, 61% (q-o-q).

Perlambatan penjualan property residensial searah dengan masih tetap minimnya.kurang tersedianya keinginan pada rumah tapak.

Tag: harga promo

Nah Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Merah Dijual Rp49.666/Kg

Harga komoditas pangan hari ini bergerak beragam. Komoditas yang alami kenaikan tertinggi yaitu beras IR. 42/Pera yang naik sebesar Rp1. 455 jadi Rp13. 755 per kg. Disusul oleh cabai rawit hijau dengan kenaikan sebesar Rp946 jadi Rp35. 380 per kg.

Sebagian komoditas alami penurunan, salah satunya cabai rawit merah yang harga nya turun Rp985 jadi Rp49. 666 per kg.

Sekian berdasar pada System Pemantauan Pasar Keperluan Pokok (SP2KP) yang diambil dari situs Informasi Pangan Jakarta, Minggu (2/7/2017).

Baca juga: Harga Springbed Bigland – Harga Mesin Genset

Berikut daftar harga kebutuhan bahan pokok lainnya di Jakarta:

– Beras IR.I (IR 64) harga turun Rp392 menjadi Rp11.382 per kg
– Beras IR.II (Ramos) harga turun Rp175 menjadi Rp10.687 per kg
– Beras IR. III (IR 64) harga turun Rp92 menjadi Rp9.883 per kg
– Beras Muncul I harga turun Rp363 Rp11.142 per kg
– Beras IR.42/Pera harga naik Rp1.455 menjadi Rp13.755 per kg
– Beras Setra I/Premium harga naik Rp321 menjadi Rp12.333 per kg
– Minyak Goreng (Kuning/ Curah) harga turun Rp99 menjadi Rp12.857 per kg
– Cabai Merah Keriting harga naik Rp149 menjadi Rp34.714 per kg
– Cabai Merah Besar (TW) harga turun Rp594 menjadi Rp36.666 per kg
– Cabai Rawit Merah harga turun Rp985 menjadi Rp49.666 per kg
– Cabai Rawit Hijau harga naik Rp946 menjadi Rp35.380 per kg
– Bawang Merah harga turun Rp171 menjadi Rp39.523 per kg
– Bawang Putih harga turun Rp718 menjadi Rp51.238 per kg
– Ayam Broiler/Ras harga naik Rp338 menjadi Rp33.611 per kg
– Telur Ayam/Ras harga harga naik Rp76 menjadi Rp21.250 per kg.

Baca juga: Harga Lantai Kayu – Harga Kayu Gaharu

Mau Tau Ini Salah Satu Sebab Harga Rumah Terus Melambung

Mahalnya harga material buat harga rumah makin tidak terjangkau oleh rakyat. Mahalnya harga material ini menyuburkan beberapa praktek pembangunan perumahan yang penuh dengan siasat pemasaran tidak bertanggungjawab serta merugikan karna kadang-kadang buat kwalitas rumah jadi rendah.

Pakar kehutanan serta pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Ricky Avenzora menyebutkan, mahalnya harga material ini menyebabkan dampak persaingan perebutan usaha yg tidak sehat. ” Pada akhirnya, kapitalisasi usaha perumahan cuma dikuasai oleh beberapa yang memiliki modal besar yang lalu disuatu fase jadi begitu greedy untuk kuasai tempat, pasar serta mendikte harga perumahan, ” kata Ricky dalam info tertulis, Kamis (7/9/2017).

Baca juga: Harga Hp Android Layar 5.5 Inci – Harga Aki Mobil

Ia meneruskan, sampai kini bahan pembangunan atau material rumah telah menjauh berbahan kayu. Walau sebenarnya kayu mempunyai peranan yang besar. Dalam kurun lima dekade, unsur wood-based industry di Indonesia malah diabaikan.

” Atas basic gosip lingkungan, kita semuanya sudah gegabah dalam membuat bidang kehutanan kita sebagai sumber material perlu, murah serta berbentuk renewable untuk membuat rumah untuk rakyat, ” tegas Ricky.

Dalam konteks menghidupkan wood-based-home-development, tidaklah perlu ada kesangsian kalau Indonesia mempunyai potensi kayu yang lebih dari cukup untuk digunakan membuat perumahan rakyat tiap-tiap th..

Ia mengingatkan, bila dulu keperluan kayu pertukangan senantiasa diorientasikan untuk dipasok lewat skema hard-wood yang biasanya jadi ciri paling utama dari product rimba alam, jadi sekarang ini beragam tehnologi design konstruksi, tehnologi wood-compound, dan pengawetan kayu sudah maju begitu cepat untuk menjangkau efisiensi pemakaiaan kayu dengan luas serta murah.

” Jadi, tak ada argumen sekali lagi menafikan faedah besar kayu dalam menyangga perumahan, ” terang dia.

Untuk memberdayakan bidang kehutanan untuk pembangunan perumahan rakyat, empat hal perlu menekan dikerjakan serta diaplikasikan dengan berkelanjutan yakni kebijakan kehutanan, kebijakan tata ruangan, kebijakan ekonomi kerakyatan, dan mendesain program transisi yang masif dan terarah.

Empat hal tersebut, ditegaskan Ricky, tidak cuma perlu dikerjakan untuk memberi kepastian hukum untuk dunia usaha dalam mendesain gagasan kerja mereka dengan berkepanjangan serta tentu, terlebih terkait sokongan industri serta tehnologi kayu, tetapi sangat dibutuhkan untuk mengangtisipasi cepatnya perkembangan populasi serta beragam kebutuhannya.

Tag: harga bangunan, harga bangunan terbaru

Nah Akses Semakin Banyak, Harga Rumah di Bekasi Terus Melambung

Rumah tapak dengan harga dibawah Rp 600 juta di Bekasi, Jawa Barat, selalu alami kenaikan. Pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) jadi pendorong kenaikan harga rumah tapak di Bekasi.

Berdasar pada data dari Rumah. com Properti Index (RPI), harga rumah tapak di Bekasi terdaftar di angka Rp 5, 42 juta per mtr. persegi pada kuartal II 2016. Sedang pada kuartal II 2017, rata-rata harga rumah di Bekasi naik jadi Rp 5, 83 juta per mtr. persegi.

Country Manager Rumah. com Wasudewan menerangkan, kenaikan harga rumah tapak itu dipicu perubahan akses Bekasi yang dari waktu ke waktu makin bagus.

Baca juga: Harga Burung Murai – Harga Aki Mobil

” Misalnya hadirnya Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) seksi I serta jadi satu diantara lokasi yang terintegrasi dengan jalur Light Rapid Transit (LRT) yang tersambung dengan Ibukota. ” terang dia seperti diambil dari info tertulis, Minggu (27/8/2017).

Ia meneruskan, kurun waktu dekat Menteri Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono tengah mencanangkan dimulainya pekerjaan pembangunan jalan Tol Jakarta -Cikampek II (Elevated Toll) yang melewati Bekasi.

Project Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (elevated) direncanakan juga akan dibuat mulai triwulan II-2017 serta ditargetkan beroperasi pada 2019. Jalan tol Jakarta-Cikampek II mempunyai rute selama 36 km., dibuat dengan investasi sebesar Rp16 Triliun.

Untuk di ketahui, Laporan Rumah. com Properti Affordability Sentiment Index yang bekerja bersama dengan instansi penelitian Intuit Research, Singapura, yang dikerjakan November – Desember 2016 dengan keseluruhan 1. 030 responden.

Berikut ini rincian pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II terdiri dari sembilan seksi:

Seksi Cikunir-Bekasi Barat (2,99 kilometer)
Seksi Bekasi Barat-Bekasi Timur (3,63 kilometer)
Seksi Bekasi Timur-Tambun (4,34 kilometer)
Seksi Tambun-Cibitung (3,30 kilometer)
Seksi Cibitung-Cikarang Utama (4,46 kilometer)
Seksi Cikarang Utama-Cikarang Barat (2,72 kilometer)
Seksi Cikarang Barat-Cibatu (3,16 kilometer)
Seksi Cibatu-Cikarang Timur (2,45 kilometer)
Seksi Cikarang Timur-Karawang Barat (9,79 kilometer).

Tag: harga bahan bangunan, harga rumah

Nah Harga Bahan Bangunan dan Konstruksi Meroket di Kuartal I-2017

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) umum nonmigas atau indeks harga grosir alami kenaikan sebesar 0, 23% pada Maret 2017. Kenaikan IHPB teratas berlangsung pada bidang grup barang export nonmigas sebesar 2, 64%.

Disamping itu, IHPB bahan bangunan serta konstruksi Maret 2017 juga alami kenaikan sebesar 0, 18% dibanding bln. terlebih dulu. Kenaikan ini satu diantaranya karena sebab kenaikan harga komoditas aspal sebesar 1, 46%, besi beton 1, 01%, besi yang lain 0, 70%, pasir 0, 59% serta batu bata 0, 51%.

Baca juga: Harga Hp Android – Harga Atap Asbes dan Seng

” Lantas kita saksikan IHPB bahan baku, barang mengkonsumsi, serta barang modal pada Februari 2017 semasing alami kenaikan sebesar 0, 20%, 0, 17%, serta 0, 37% pada bln. terlebih dulu, ” ungkap Kepala BPS Suharyanto di Kantor BPS, Jakarta, Senin (4/3/2017).

Berdasar pada data BPS, IHPB umum import nonmigas alami kenaikan sebesar 0, 69% di Maret 2017 dibanding Februari 2017. Disamping itu, pada bidang export nonmigas juga alami kenaikan sebesar 2, 64%.

Pada bidang pertanian, berlangsung kenaikan sebesar 1, 27% dari bln. terlebih dulu. Sedang pada bidang pertambangan serta penggalian, terdaftar berlangsung kenaikan sebesar 1, 85%. Diluar itu, untuk IHPB pada bahan industri alami kenaikan sebesar 0, 18%.

Baca juga: Harga Kabel Listrik – Harga Upah Borongan Pekerja Tukang Bangunan

Benarkah 5 Tahun Diterjang Bising dan Debu, Akhirnya MRT Jadi Juga

Pembangunan infrastruktur pastinya memerlukan pengorbanan, terlebih untuk warga di dekat tempat project itu. Kerelaan hati diperlukan untuk kemaslahatan umum yang semakin besar.

Ambillah contoh, pelaksanaan mass rapid transit (MRT) Jakarta. Infrastruktur angkutan massal itu direncanakan beroperasi pada 2019. Satu keinginan baru untuk mengurai benang kusut kemacetan Ibu Kota.

Untuk menjangkau kesana, akhirnya tidak gampang. Keluar semua dinamika dalam pelaksanaannya, dari mulai resistensi warga, kendala pembebasan tempat, serta beda sebagainya. Semua harus dilewati dengan satu maksud, kebanggaan kalau MRT pertama akan terwujud di Indonesia.

Baca juga: Harga Helm INK – Tiket Kereta Api

Bila kita menengok ke negara tetangga, umpamanya Singapura, yang sudah menjalankan MRT lebih dari dua dekade, tantangan sama bermunculan waktu konstruksi berjalan.

Tetapi, lihatlah bagaimana sekarang ini warga Singapura bisa menuai akhirnya. MRT jadi tulang punggung mobilitas warga negara pulau itu.

Terbaru, Singapura menjalankan satu jalur baru yaitu Downtown Line 3 pada Sabtu (21/10/2017) kemarin.

Jalur itu didesain selama 21 km. serta terbagi dalam 16 stasiun dari Fort Canning sampai Expo. Rutenya melewati beberapa lokasi yang sampai kini belum juga terlayani MRT, seperti Geylang Bahru, Kaki Bukit, serta Bedok Reservoir.

Saat sistem pembangunan Downtown Line 3 itu, memprotes warga jadi hal wajar untuk otoritas setempat. Bagaimana tidak, jalur itu mempunyai akses yang dekat dengan beberapa permukiman masyarakat, mungkin saja cuma berjarak selemparan batu.

Pembangunan itu seakan jadi mimpi jelek berkelanjutan untuk warga terdampak. Sebut umpamanya, Eric Tan serta keluarganya.

Baca juga: Harga Semen – Harga Cat Tembok

Pekerjaan Downtown Line 3 itu, tutur Eric, berjalan sampai lewat larut malam. Lewat hari tanpa ada tidur sekalipun seringkali dihadapi Eric serta keluarganya. Bila mujur, ia masih tetap dapat terlelap, meskipun dengan sekian kali tersadar karena nada bising.

Terganggu juga akan hal itu, ia berinisiatif menghubungi pihak berkaitan yang dirasanya bisa melakukan perbaikan kondisi. Dari mulai Tubuh Lingkungan Nasional yang mengawasi polusi nada, Otoritas Transportasi Darat (LTA) yang bertanggungjawab atas project Downtown Line 3, sampai pihak kepolisian.

Meskipun Eric mengerti kalau pembangunan MRT itu untuk kebaikan orang-orang, namun kebisingan serta masalah yang diakibatkan tetaplah saja membuatnya kesal.
Lalu, apa jawaban pihak berkaitan pada yang dirasakan Eric?

” Mereka (otoritas berwenang) memohon untuk bersabar karna kami akan rasakan faedahnya satu waktu kelak. Mereka menyebutkan kalau pekerjaan itu tetaplah berlanjut apapun yang berlangsung, ” papar Eric seperti ditulis Channel News Asia.

Meskipun demikian, saat Eric memajukan yang dirasakan, nada konstruksi pernah mereda namun cuma sekian hari.

Pertolongan parlemen

Sempat satu saat, Eric demikian berang dengan suaru guncangan yang berulang pada jam 03. 00 sampai 04. 00 subuh. Ia pada akhirnya ambil video serta kirimnya ke LTA.

Jadi karena kurang tidur, lama kelamaan ia terasa susah berkonsentrasi pada aktivitas setiap harinya, termasuk juga mengemudi.

” Pihak kontraktor tawarkan penutupan jendela dengan kayu untuk menghambat kebisingan. Tetapi, siapa yang ingin tinggal tanpa ada ventilasi sepanjang lima th.? ” cetusnya.

Cerita Eric itu hanya satu dari demikian cerita yang ikut dihadapi warga yang lain waktu Downtown Line 3 dibuat.
Chua Jin Shun, warga yang tinggal di dekat stasiun Bedok North, menyebutkan, kebisingan buat ia harus berteriak untuk bicara dengan anggota keluarga dalam tempat tinggal.

” Saya dapat mendengar nada gaduh disini, terbentur disana, saya benar-benar tidak tahan, ” katanya.

Pengalaman beda disibakkan Lee Siew Kit, warga di dekat stasiun MRT Bedok Reservoir. Lee, seseorang profesional tehnologi info berumur 50 th., menggalang kemampuan dengan warga setempat untuk protes pembangunan MRT.

Bahkan juga, ia serta warga setempat hingga memohon pertolongan dari anggota parlemen Low Thia Khiang untuk menangani problem kebisingan. Selanjutnya, Low bersedia memfasilitasi warga untuk berjumpa dengan LTA.

” Kami memohon keterangan LTA supaya tahu jadwal pelaksanaan saat malam hari. Begitu, kami siap mengorbankan tidur kami, ” papar Lee.

Keinginan bersama

Sesudah melakukan pengorbanan besar dalam satu tahun lebih paling akhir, saat ini Lee, Chua, serta warga yang lain pantas bersenang hati.

MRT Downtown Line 3 resmi beroperasi 21 Oktober lantas sekalian akhiri periode penuh “kesengsaraan” untuk mereka.

Menurut Chua, pengorbanannya terbalas dengan mempunyai akses angkutan massal demikian dekat. Hal sama ikut dirasa Lee.
Seseorang siswa bernama Nayli Jasnir saat ini dapat juga pergi sekolah dengan girang. Hadirnya Downtown Line 3 memotong saat perjalanannya menuju sekolah dari 90 menit jadi cuma sekitaran 30 menit saja.

” Saya semangat! Siapa yang akan tidak suka? ” katanya ketertarikan.