Wah Tren Harga Rumah di Q2 2017 Menurun

ndeks Harga Property Residensial (IHPR) pada kuartal ke-2 (Q2) 2017 ada pada level 199, 26 atau tumbuh sebesar 1, 18% (q-o-q), melambat dibanding 1, 23% (q-o-q) pada triwulan terlebih dulu. Sekian seperti ditulis dari Survey Harga Property Residensial Bank Indonesia.

Sesaat dengan tahunan perkembangan harga property terdaftar sebesar 3, 17% (y-o-y), lebih tinggi di banding triwulan terlebih dulu sebesar 2, 62% (y-o-y). Kenaikan harga bahan bangunan (32, 91%) serta cost perizinan yang mahal (20, 09%) jadi aspek terpenting penyebabnya kenaikan harga property residensial dalam periode laporan.

Dengan kuartalan, kenaikan harga rumah berlangsung pada semuanya type terlebih rumah type kecil (2, 61%, q-o-q). Sesaat rumah type menengah serta besar alami kenaikan yang melambat, semasing dari 1, 28% (q-o-q) jadi 0, 55% (q-o-q) serta dari 0, 58% (q-o-q) jadi 0, 38% (q-o-q).

Baca juga: Harga Aki Motor – Harga Mobil Bekas Toyota – Harga Mobil Bekas Avanza

Berdasar pada lokasi, Jabodetabek serta Banten terdaftar alami penambahan harga teratas (2, 04%, q-o-q) terlebih pada rumah type kecil (4, 78%, q-o-q).

Dengan tahunan, harga property residensial alami kenaikan sebesar 3, 17% (yo–y), lebih tinggi dibanding 2, 62% (y-o-y) pada kuartal terlebih dulu. Berdasar pada type rumah, kenaikan harga berlangsung pada semuanya type terlebih rumah type kecil 5, 67% (yoy).

Sesaat berdasar pada lokasi, kenaikan harga rumah teratas berlangsung di Surabaya (7, 75%, y-o-y) searah dengan tingginya keinginan pada rumah di lokasi itu.

IHPR Q2 2017 juga tunjukkan perkembangan yang melambat dari triwulan terlebih dulu. Gerakan ini searah dengan indeks harga sub-kelompok cost rumah IHK-BPS Q2 2017 yang tumbuh 0, 27% (q-o-q), lebih rendah di banding 0, 93% (q-o-q) pada periode terlebih dulu.

Bukan sekedar itu, laporan juga mencatat perkembangan penjualan property residensial pada Q2 2017 terpantau tumbuh melambat di banding triwulan terlebih dulu, dari 4, 16% (q-o-q) jadi 3, 61% (q-o-q).

Perlambatan penjualan property residensial searah dengan masih tetap minimnya.kurang tersedianya keinginan pada rumah tapak.

Tag: harga promo

Nah Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Merah Dijual Rp49.666/Kg

Harga komoditas pangan hari ini bergerak beragam. Komoditas yang alami kenaikan tertinggi yaitu beras IR. 42/Pera yang naik sebesar Rp1. 455 jadi Rp13. 755 per kg. Disusul oleh cabai rawit hijau dengan kenaikan sebesar Rp946 jadi Rp35. 380 per kg.

Sebagian komoditas alami penurunan, salah satunya cabai rawit merah yang harga nya turun Rp985 jadi Rp49. 666 per kg.

Sekian berdasar pada System Pemantauan Pasar Keperluan Pokok (SP2KP) yang diambil dari situs Informasi Pangan Jakarta, Minggu (2/7/2017).

Baca juga: Harga Springbed Bigland – Harga Mesin Genset

Berikut daftar harga kebutuhan bahan pokok lainnya di Jakarta:

– Beras IR.I (IR 64) harga turun Rp392 menjadi Rp11.382 per kg
– Beras IR.II (Ramos) harga turun Rp175 menjadi Rp10.687 per kg
– Beras IR. III (IR 64) harga turun Rp92 menjadi Rp9.883 per kg
– Beras Muncul I harga turun Rp363 Rp11.142 per kg
– Beras IR.42/Pera harga naik Rp1.455 menjadi Rp13.755 per kg
– Beras Setra I/Premium harga naik Rp321 menjadi Rp12.333 per kg
– Minyak Goreng (Kuning/ Curah) harga turun Rp99 menjadi Rp12.857 per kg
– Cabai Merah Keriting harga naik Rp149 menjadi Rp34.714 per kg
– Cabai Merah Besar (TW) harga turun Rp594 menjadi Rp36.666 per kg
– Cabai Rawit Merah harga turun Rp985 menjadi Rp49.666 per kg
– Cabai Rawit Hijau harga naik Rp946 menjadi Rp35.380 per kg
– Bawang Merah harga turun Rp171 menjadi Rp39.523 per kg
– Bawang Putih harga turun Rp718 menjadi Rp51.238 per kg
– Ayam Broiler/Ras harga naik Rp338 menjadi Rp33.611 per kg
– Telur Ayam/Ras harga harga naik Rp76 menjadi Rp21.250 per kg.

Baca juga: Harga Lantai Kayu – Harga Kayu Gaharu

Mau Tau Ini Salah Satu Sebab Harga Rumah Terus Melambung

Mahalnya harga material buat harga rumah makin tidak terjangkau oleh rakyat. Mahalnya harga material ini menyuburkan beberapa praktek pembangunan perumahan yang penuh dengan siasat pemasaran tidak bertanggungjawab serta merugikan karna kadang-kadang buat kwalitas rumah jadi rendah.

Pakar kehutanan serta pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Ricky Avenzora menyebutkan, mahalnya harga material ini menyebabkan dampak persaingan perebutan usaha yg tidak sehat. ” Pada akhirnya, kapitalisasi usaha perumahan cuma dikuasai oleh beberapa yang memiliki modal besar yang lalu disuatu fase jadi begitu greedy untuk kuasai tempat, pasar serta mendikte harga perumahan, ” kata Ricky dalam info tertulis, Kamis (7/9/2017).

Baca juga: Harga Hp Android Layar 5.5 Inci – Harga Aki Mobil

Ia meneruskan, sampai kini bahan pembangunan atau material rumah telah menjauh berbahan kayu. Walau sebenarnya kayu mempunyai peranan yang besar. Dalam kurun lima dekade, unsur wood-based industry di Indonesia malah diabaikan.

” Atas basic gosip lingkungan, kita semuanya sudah gegabah dalam membuat bidang kehutanan kita sebagai sumber material perlu, murah serta berbentuk renewable untuk membuat rumah untuk rakyat, ” tegas Ricky.

Dalam konteks menghidupkan wood-based-home-development, tidaklah perlu ada kesangsian kalau Indonesia mempunyai potensi kayu yang lebih dari cukup untuk digunakan membuat perumahan rakyat tiap-tiap th..

Ia mengingatkan, bila dulu keperluan kayu pertukangan senantiasa diorientasikan untuk dipasok lewat skema hard-wood yang biasanya jadi ciri paling utama dari product rimba alam, jadi sekarang ini beragam tehnologi design konstruksi, tehnologi wood-compound, dan pengawetan kayu sudah maju begitu cepat untuk menjangkau efisiensi pemakaiaan kayu dengan luas serta murah.

” Jadi, tak ada argumen sekali lagi menafikan faedah besar kayu dalam menyangga perumahan, ” terang dia.

Untuk memberdayakan bidang kehutanan untuk pembangunan perumahan rakyat, empat hal perlu menekan dikerjakan serta diaplikasikan dengan berkelanjutan yakni kebijakan kehutanan, kebijakan tata ruangan, kebijakan ekonomi kerakyatan, dan mendesain program transisi yang masif dan terarah.

Empat hal tersebut, ditegaskan Ricky, tidak cuma perlu dikerjakan untuk memberi kepastian hukum untuk dunia usaha dalam mendesain gagasan kerja mereka dengan berkepanjangan serta tentu, terlebih terkait sokongan industri serta tehnologi kayu, tetapi sangat dibutuhkan untuk mengangtisipasi cepatnya perkembangan populasi serta beragam kebutuhannya.

Tag: harga bangunan, harga bangunan terbaru

Nah Akses Semakin Banyak, Harga Rumah di Bekasi Terus Melambung

Rumah tapak dengan harga dibawah Rp 600 juta di Bekasi, Jawa Barat, selalu alami kenaikan. Pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) jadi pendorong kenaikan harga rumah tapak di Bekasi.

Berdasar pada data dari Rumah. com Properti Index (RPI), harga rumah tapak di Bekasi terdaftar di angka Rp 5, 42 juta per mtr. persegi pada kuartal II 2016. Sedang pada kuartal II 2017, rata-rata harga rumah di Bekasi naik jadi Rp 5, 83 juta per mtr. persegi.

Country Manager Rumah. com Wasudewan menerangkan, kenaikan harga rumah tapak itu dipicu perubahan akses Bekasi yang dari waktu ke waktu makin bagus.

Baca juga: Harga Burung Murai – Harga Aki Mobil

” Misalnya hadirnya Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) seksi I serta jadi satu diantara lokasi yang terintegrasi dengan jalur Light Rapid Transit (LRT) yang tersambung dengan Ibukota. ” terang dia seperti diambil dari info tertulis, Minggu (27/8/2017).

Ia meneruskan, kurun waktu dekat Menteri Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono tengah mencanangkan dimulainya pekerjaan pembangunan jalan Tol Jakarta -Cikampek II (Elevated Toll) yang melewati Bekasi.

Project Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (elevated) direncanakan juga akan dibuat mulai triwulan II-2017 serta ditargetkan beroperasi pada 2019. Jalan tol Jakarta-Cikampek II mempunyai rute selama 36 km., dibuat dengan investasi sebesar Rp16 Triliun.

Untuk di ketahui, Laporan Rumah. com Properti Affordability Sentiment Index yang bekerja bersama dengan instansi penelitian Intuit Research, Singapura, yang dikerjakan November – Desember 2016 dengan keseluruhan 1. 030 responden.

Berikut ini rincian pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II terdiri dari sembilan seksi:

Seksi Cikunir-Bekasi Barat (2,99 kilometer)
Seksi Bekasi Barat-Bekasi Timur (3,63 kilometer)
Seksi Bekasi Timur-Tambun (4,34 kilometer)
Seksi Tambun-Cibitung (3,30 kilometer)
Seksi Cibitung-Cikarang Utama (4,46 kilometer)
Seksi Cikarang Utama-Cikarang Barat (2,72 kilometer)
Seksi Cikarang Barat-Cibatu (3,16 kilometer)
Seksi Cibatu-Cikarang Timur (2,45 kilometer)
Seksi Cikarang Timur-Karawang Barat (9,79 kilometer).

Tag: harga bahan bangunan, harga rumah

Nah Harga Bahan Bangunan dan Konstruksi Meroket di Kuartal I-2017

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) umum nonmigas atau indeks harga grosir alami kenaikan sebesar 0, 23% pada Maret 2017. Kenaikan IHPB teratas berlangsung pada bidang grup barang export nonmigas sebesar 2, 64%.

Disamping itu, IHPB bahan bangunan serta konstruksi Maret 2017 juga alami kenaikan sebesar 0, 18% dibanding bln. terlebih dulu. Kenaikan ini satu diantaranya karena sebab kenaikan harga komoditas aspal sebesar 1, 46%, besi beton 1, 01%, besi yang lain 0, 70%, pasir 0, 59% serta batu bata 0, 51%.

Baca juga: Harga Hp Android – Harga Atap Asbes dan Seng

” Lantas kita saksikan IHPB bahan baku, barang mengkonsumsi, serta barang modal pada Februari 2017 semasing alami kenaikan sebesar 0, 20%, 0, 17%, serta 0, 37% pada bln. terlebih dulu, ” ungkap Kepala BPS Suharyanto di Kantor BPS, Jakarta, Senin (4/3/2017).

Berdasar pada data BPS, IHPB umum import nonmigas alami kenaikan sebesar 0, 69% di Maret 2017 dibanding Februari 2017. Disamping itu, pada bidang export nonmigas juga alami kenaikan sebesar 2, 64%.

Pada bidang pertanian, berlangsung kenaikan sebesar 1, 27% dari bln. terlebih dulu. Sedang pada bidang pertambangan serta penggalian, terdaftar berlangsung kenaikan sebesar 1, 85%. Diluar itu, untuk IHPB pada bahan industri alami kenaikan sebesar 0, 18%.

Baca juga: Harga Kabel Listrik – Harga Upah Borongan Pekerja Tukang Bangunan

Benarkah 5 Tahun Diterjang Bising dan Debu, Akhirnya MRT Jadi Juga

Pembangunan infrastruktur pastinya memerlukan pengorbanan, terlebih untuk warga di dekat tempat project itu. Kerelaan hati diperlukan untuk kemaslahatan umum yang semakin besar.

Ambillah contoh, pelaksanaan mass rapid transit (MRT) Jakarta. Infrastruktur angkutan massal itu direncanakan beroperasi pada 2019. Satu keinginan baru untuk mengurai benang kusut kemacetan Ibu Kota.

Untuk menjangkau kesana, akhirnya tidak gampang. Keluar semua dinamika dalam pelaksanaannya, dari mulai resistensi warga, kendala pembebasan tempat, serta beda sebagainya. Semua harus dilewati dengan satu maksud, kebanggaan kalau MRT pertama akan terwujud di Indonesia.

Baca juga: Harga Helm INK – Tiket Kereta Api

Bila kita menengok ke negara tetangga, umpamanya Singapura, yang sudah menjalankan MRT lebih dari dua dekade, tantangan sama bermunculan waktu konstruksi berjalan.

Tetapi, lihatlah bagaimana sekarang ini warga Singapura bisa menuai akhirnya. MRT jadi tulang punggung mobilitas warga negara pulau itu.

Terbaru, Singapura menjalankan satu jalur baru yaitu Downtown Line 3 pada Sabtu (21/10/2017) kemarin.

Jalur itu didesain selama 21 km. serta terbagi dalam 16 stasiun dari Fort Canning sampai Expo. Rutenya melewati beberapa lokasi yang sampai kini belum juga terlayani MRT, seperti Geylang Bahru, Kaki Bukit, serta Bedok Reservoir.

Saat sistem pembangunan Downtown Line 3 itu, memprotes warga jadi hal wajar untuk otoritas setempat. Bagaimana tidak, jalur itu mempunyai akses yang dekat dengan beberapa permukiman masyarakat, mungkin saja cuma berjarak selemparan batu.

Pembangunan itu seakan jadi mimpi jelek berkelanjutan untuk warga terdampak. Sebut umpamanya, Eric Tan serta keluarganya.

Baca juga: Harga Semen – Harga Cat Tembok

Pekerjaan Downtown Line 3 itu, tutur Eric, berjalan sampai lewat larut malam. Lewat hari tanpa ada tidur sekalipun seringkali dihadapi Eric serta keluarganya. Bila mujur, ia masih tetap dapat terlelap, meskipun dengan sekian kali tersadar karena nada bising.

Terganggu juga akan hal itu, ia berinisiatif menghubungi pihak berkaitan yang dirasanya bisa melakukan perbaikan kondisi. Dari mulai Tubuh Lingkungan Nasional yang mengawasi polusi nada, Otoritas Transportasi Darat (LTA) yang bertanggungjawab atas project Downtown Line 3, sampai pihak kepolisian.

Meskipun Eric mengerti kalau pembangunan MRT itu untuk kebaikan orang-orang, namun kebisingan serta masalah yang diakibatkan tetaplah saja membuatnya kesal.
Lalu, apa jawaban pihak berkaitan pada yang dirasakan Eric?

” Mereka (otoritas berwenang) memohon untuk bersabar karna kami akan rasakan faedahnya satu waktu kelak. Mereka menyebutkan kalau pekerjaan itu tetaplah berlanjut apapun yang berlangsung, ” papar Eric seperti ditulis Channel News Asia.

Meskipun demikian, saat Eric memajukan yang dirasakan, nada konstruksi pernah mereda namun cuma sekian hari.

Pertolongan parlemen

Sempat satu saat, Eric demikian berang dengan suaru guncangan yang berulang pada jam 03. 00 sampai 04. 00 subuh. Ia pada akhirnya ambil video serta kirimnya ke LTA.

Jadi karena kurang tidur, lama kelamaan ia terasa susah berkonsentrasi pada aktivitas setiap harinya, termasuk juga mengemudi.

” Pihak kontraktor tawarkan penutupan jendela dengan kayu untuk menghambat kebisingan. Tetapi, siapa yang ingin tinggal tanpa ada ventilasi sepanjang lima th.? ” cetusnya.

Cerita Eric itu hanya satu dari demikian cerita yang ikut dihadapi warga yang lain waktu Downtown Line 3 dibuat.
Chua Jin Shun, warga yang tinggal di dekat stasiun Bedok North, menyebutkan, kebisingan buat ia harus berteriak untuk bicara dengan anggota keluarga dalam tempat tinggal.

” Saya dapat mendengar nada gaduh disini, terbentur disana, saya benar-benar tidak tahan, ” katanya.

Pengalaman beda disibakkan Lee Siew Kit, warga di dekat stasiun MRT Bedok Reservoir. Lee, seseorang profesional tehnologi info berumur 50 th., menggalang kemampuan dengan warga setempat untuk protes pembangunan MRT.

Bahkan juga, ia serta warga setempat hingga memohon pertolongan dari anggota parlemen Low Thia Khiang untuk menangani problem kebisingan. Selanjutnya, Low bersedia memfasilitasi warga untuk berjumpa dengan LTA.

” Kami memohon keterangan LTA supaya tahu jadwal pelaksanaan saat malam hari. Begitu, kami siap mengorbankan tidur kami, ” papar Lee.

Keinginan bersama

Sesudah melakukan pengorbanan besar dalam satu tahun lebih paling akhir, saat ini Lee, Chua, serta warga yang lain pantas bersenang hati.

MRT Downtown Line 3 resmi beroperasi 21 Oktober lantas sekalian akhiri periode penuh “kesengsaraan” untuk mereka.

Menurut Chua, pengorbanannya terbalas dengan mempunyai akses angkutan massal demikian dekat. Hal sama ikut dirasa Lee.
Seseorang siswa bernama Nayli Jasnir saat ini dapat juga pergi sekolah dengan girang. Hadirnya Downtown Line 3 memotong saat perjalanannya menuju sekolah dari 90 menit jadi cuma sekitaran 30 menit saja.

” Saya semangat! Siapa yang akan tidak suka? ” katanya ketertarikan.

Wah Harga Besi Meroket, Kontraktor Mengeluh

Beberapa kontraktor saat ini mesti sebisa-bisanya memakai cost biaya pembangunan project sesuai sama kontrak yang telah disetujui. Sebab, harga material besi alami kenaikan sampai 50 %.

Direktur CV Paling utama Karya Kusmanto menyebutkan, harga besi yang awal mulanya Rp 6 ribu per kg pada Mei lantas selalu merangkak naik. Sekurang-kurangnya kurun waktu kurang dari 4 bln. telah berlangsung enam kali kenaikan. Harga besi beton sekarang ini sudah menjangkau Rp 9. 150 per kg, atau naik sekitaran 50 % di banding Mei kemarin.

Kenaikan diprediksikan selalu berlangsung. Disadari cukup merepotkan, karna kenaikannya lumayan besar. Terlebih besi beton jadi material paling utama. Paling akhir Kusmanto beli besi beton masih tetap seharga Rp 7. 700 serta Rp 8. 300 per kg.

Baca juga: Harga Besi Beton – Harga Keramik

Walau sebenarnya untuk pembangunan dua jembatan di ruas Jalan Desa Burikan, Kecamatan Kota – Desa Bacin, Kecamatan Bae, dan jembatan di ruas Jalan Kaluwungu, Kecamatan Kaliwungu – Getasrabi Kecamatan Gebog, masih tetap perlu sekitaran dua ton besi. ”Saat ini harga nya telah menjangkau Rp 9. 150 perkilogram. Tapi untuk material beda harga nya relatif. Tidak ada problem, ” tuturnya.

Menurut dia, besi adalah satu diantara material perlu serta menyedot banyak biaya. Bahkan juga untuk pembangunan jalan beton. Sejumlah 50 % cost biaya dialokasikan untuk besi beton. Tengah 50 % yang lain untuk cor beton serta tenaga kerja.

Resiko melambungnya harga besi beton diprediksikan juga akan beresiko pada proses aktivitas yang dibiayai APBD perubahan. Bila tak ada kebijakan dinas untuk menambah HPS, jadi juga akan memberatkan relasi.

Hal seirama juga disibakkan Komisaris PT Mega Karya Jaya, Ahmad Fatoni. Dia mengemukakan, banyak relasi menjerit karena kenaikan besi beton yang menjangkau lebih 50 %, dari Rp 6. 000 pada Mei lantas saat ini telah diatas Rp 9. 000 per kg. ”Galagar baja (IWF) naik lebih dari 30 %, dari mulanya Rp 8. 000, saat ini telah menjangkau Rp 11 ribu per kg, ” katanya.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Museum Angkut – Harga Hp Android Samsung Galaxy

Sekarang ini kerjakan project Pembangunan Pasar Hewan di kawanan jalan lingkar tenggara, masuk Desa Gulang Mejobo dengan nilai sekitaran Rp 15 miliar. Project diawali awal Agustus lantas mesti rampung akhir Desember. Walau material besi beton serta Gelagar baja naik, pihaknya tetaplah bertanggungjawab untuk merampungkannya. Itu resiko pekerjaan.

Diakuinya, tidak sekali lagi berhitung apakah kelak masih tetap memperoleh keuntungan. Yang perlu project jadi sesuai sama kesepakatan kontrak. Untuk melindungi kredibilitas, sebab bila tidak ditangani berisiko di-blacklist. ”Kenaikan material tidak dapat kami jauhi. Kami tetaplah konsentrasi pekerjaan, walau kenaikan material bangunan berisiko mengakibatkan kerugian, ” tuturnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum serta Pengaturan Ruangan Sam’ani Intakoris menyebutkan, kenaikan Gelagar Baja serta Besi Beton pada 25-30 %. ”Tapi relasi tetaplah mesti kerjakan sesuai sama kontrak, walau sekarang ini harga material alami kenaikan, ” tuturnya.

Nah Mengutip Harga Pasaran Rumah di Tangsel

Tangerang Selatan masih tetap jadi satu diantara fokus perhatian dalam mencari property baru diantara lokasi penyangga Ibukota yang lain.

Pasalnya, tiap-tiap pojok ruang di Tangerang Selatan berkembang cepat, disertai dengan kenaikan harga yang penting tiap-tiap tahunnya. Tidaklah heran banyak pengembang tergiur membuat project perumahan baru di lokasi ini.

Terdapat banyak hotspot ruang sebagai buruan pendatang untuk menetap di Tangsel. Misalnya BSD City, Alam Sutera, Bintaro Jaya, serta terakhir disusul oleh Ciputat.

Baca juga: Harga Pembersih Wajah Ponds – Harga Wardah Kosmetik

Walau beberapa hotspot ruang itu telah sesak dengan project baru, pembangunan selalu melebar ke daerah di sekelilingnya. Trend ini pasti berikan angin fresh untuk perkembangan property di Kota Tangerang Selatan.

Masalah akses serta sarana umum, Tangerang Selatan bisa disebut juara. Sebab, nyaris semua kecamatan tersentuh akses jalan tol ataupun stasiun commuter line. Diluar itu, Tangsel juga miliki sebagian pusat perbelanjaan popular seperti Bintaro Jaya eXchange, AEON Mall, serta toko peralatan rumah IKEA.

Beberapa sekolah serta rumah sakit berskala internasional juga mulai bercokol di sekitaran pusat usaha Tangsel.

Baca juga: Harga Kaca – Denah Rumah Type 70

Terkecuali daya tarik, orang-orang pasti juga penasaran dengan harga market tanah di lokasi ini? Menurut penilaian dari kami, harga market rumah di Tangerang Selatan memanglah termasuk cukuplah tinggi.

Bintaro

Bintaro makin padat oleh berdirinya tempat tinggal tapak, baik dalam lingkungan kompleks atau di pinggir jalan. Walau sekian, developer Jaya Property masih tetap juga akan memperlebar gagasan project barunya di lokasi Pondok Pucung.

Pencari tempat tinggal dapat temukan perumahan baru di ruang Emerald Bintaro maupun Kebayoran Residence dengan harga market rata-rata Rp18 juta per mtr. persegi.

Disamping itu pasar rumah seken juga masih tetap tinggi peminat. Menurut penelitian Rumah. com, rumah elegan seken di ruang Bidang 9 di bandrol rata-rata Rp20 juta per mtr. persegi.

Alam Sutera

Lokasi Alam Sutera di kenal dengan perumahan elegan serta tujuan pasar menengah ke atas. Rata-rata rumah barunya di tawarkan dengan harga Rp5 miliar hingga Rp8 miliar per unit.

Tetapi janganlah cemas, Anda masih tetap dapat melirik Graha Raya yang dekat dari Alam Sutera serta Bintaro bila menginginkan berburu rumah terjangkau.

Jadi contoh, rata-rata rumah baru atau seken di tawarkan mulai Rp9 juta s/d Rp12 juta per mtr. persegi.

BSD City

Pengembang BSD City selalu pasarkan macam kompleks perumahan paling barunya dengan harga yang beragam. Hadirnya supermal yang menyemarakkan kota mandiri ini seperti TerasKota, AEON Mall serta yang paling baru Qbig City ikut menderek harga property diluar lokasi pengembangan BSD City.

Pada umumnya harga tempat tinggalnya dari mulai Rp15 juta per mtr. persegi untuk ruang BSD City serta mulai Rp8 juta per mtr. persegi untuk ruang diluar kota mandiri.

Ciputat serta Pamulang

Tempatnya yang relatif dekat mencapai Jakarta Selatan buat Ciputat jadi ruang yang strategis untuk berada tinggal.

Meskipun belumlah ada pengembang raksasa yang bercokol di Ciputat serta Pamulang, tetapi Anda dapat temukan beberapa kompleks perumahan elegan yang ada dekat dengan jalan paling utama.

Kisaran harga perumahan di sini juga beragam, dari mulai Rp8 juta-an s/d Rp15 juta-an per mtr. persegi.

Sepertinya Harga Bawang Merah di Pasar Sedang Murah, Hanya Rp 15.000/Kg

Bila pada beberapa saat umumnya harga bawang merah di tingkat pedagang eceran dapat diatas Rp 30. 000/kg, harga komoditas bumbu dapur ini tengah anjlok karena pasokannya yang tengah melimpah dari sentra produksi seperti Brebes.

Meni, salah seseorang pedagang sayuran di Pasar SS Klender, Jakarta Timur, mengungkap sekarang ini harga bawang merah kering dibanderolnya seharga Rp 15. 000/kg. Penurunan harga itu, kata dia, telah berjalan mulai sejak sekitaran 2 bln. akhir-akhir ini.

” Bawang merah telah lama turun, saat ini saja harga nya telah Rp 15. 000/kg, sekali lagi murah sekali. Barangnya banyak di pasar, ” ucap Meni didapati detikFince di losnya, Minggu (22/10/2017).

Terkecuali bawang merah, harga sayuran beda sebagian minggu paling akhir juga relatif stabil. Seperti cabai rawit yang harga nya pernah menembus Rp 100. 000/kg, sekarang ini dibanderol seharga Rp 20. 000/kg.

Baca juga: Harga HP Samsung Galaxy

” Terkecuali bawang merah yang sekali lagi murah, cabai rawit juga harga nya telah turun sekali. Orang saya jual disini rawit Rp 17. 000-20. 000/kg. Yang agak mahalan dikit itu (cabai) keriting, saya jualnya Rp 25. 000-27. 000/kg, ” terang Meni.

” Nah bawang putih yang sempat mahal, saat ini juga telah turun. Yang bawang putih umum itu harga nya Rp 25. 000/kg. Sesaat yang bagus atau katingan harga nya Rp 30. 000/kg, ” paparnya.

Setali tiga uang, pedagang sayuran yang lain di Pasar SS Klender, Tri mengungkap hal yang sama. Bawang merah sekarang ini dapat disebut tengah murah-murahnya.

” Bawang ini satu diantara yang paling tidak pasti, umum saya jual Rp 30. 000/kg ke atas, cocok sekali lagi mahal ya. Saat ini saya jualnya hanya Rp 18. 000/kg. Itu juga digeletakin saja, yang beli sedikit, bila saya jual Rp 25. 000/kg ya tidak laris, ” papar Tri.

Baca juga: Harga Bahan Bangunan

Terkecuali harga cabai serta bawang merah, tersebut harga sayuran beda di pasar

Tomat Rp 8.000/kg

Sawi hijau Rp 6.000/kg

Sawi putih Rp 8.000/kg

Timun Rp 5.000/kg

Pare Rp 5.000/kg

Kentang Rp 14.000/kg

Terong Rp 5.000/kg

Jengkol Rp 30.000/kg

Wortel Rp 8.000/kg

Kacang panjang Rp 15.000/kg

Tag: harga promo

Mau Tahu Harga Besi Beton hingga Batu Bata Naik, Ini Daftarnya!

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum nonmigas atau indeks harga grosir atau agen alami kenaikan sebesar 0, 05% pada Agustus 2017 kemarin. Kenaikan IHPB teratas berlangsung pada grup barang nonmigas sebesar 0, 25%.

Disamping itu, IHPB bahan bangunan serta konstruksi pada Agustus 2017 juga alami kenaikan sebesar 0, 26% pada bln. terlebih dulu. Hal semacam ini juga karena sebab kenaikan harga bahan bangunan seperti besi beton sebesar 2, 88%, kawat serta semacamnya sebesar

Baca juga: Harga Triplek – Harga Kaca

” Lalu IHPB Bahan Baku serta Barang Modal pada Juli 2017 semasing alami penurunan sebesar 0, 11% serta 0, 23% pada bln. terlebih dulu disamping itu barang mengkonsumsi alami kenaikan 0, 4%, ” papar Kepala BPS Suharyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (4/9/2017).

Berdasar pada data BPS, IHPB umum import nonmigas alami kenaikan sebesar 0, 05% dengan month to month pada Agustus 2017. Mengenai IHPB umum import nonmigas terdaftar menjangkau 158, 32.

” Kenaikan teratas berlangsung pada grup barang export nonmigas, yaitu sebesar 0, 25%, ” katanya.

Cuma saja, pada bidang pertanian, berlangsung penurunan sebesar 0, 22% dari bln. terlebih dulu. Disamping itu, pada bidang pertambangan serta penggalian, terdaftar berlangsung penurunan sebesar 0, 81%.

Diluar itu, untuk IHPB pada bahan industri alami kenaikan sebesar 0, 13%. Kenaikan juga berlangsung pada grup barang import nonmigas yang naik sampai 0, 15%.

Baca juga: Harga Wallpaper Dinding Tembok – Harga Cat Genteng

” Dengan hal tersebut, perubahan IHPB nonmigas selama th. kalender 2017 yaitu sebesar negatif 0, 24% serta perubahan IHPB year on year sebesar 0, 87%, ” katanya.